
Tekstil
Songket Palembang
Kain tenun mewah dengan benang emas dan perak. Motif tradisional seperti Lepus, Bungo Pacik, dan Nampan Perak melambangkan status, doa, dan filosofi keluarga Kesultanan.
§ 03 — Budaya
Tekstil, tarian, arsitektur, teater, bahasa — lima wajah budaya Palembang yang masih berdenyut hari ini.

Tekstil
Kain tenun mewah dengan benang emas dan perak. Motif tradisional seperti Lepus, Bungo Pacik, dan Nampan Perak melambangkan status, doa, dan filosofi keluarga Kesultanan.

Tari Penyambutan
Tarian sakral untuk menyambut tamu kehormatan, terinspirasi dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Sembilan penari perempuan mengenakan aesan gede lengkap dengan mahkota kesuhun.

Arsitektur
Rumah panggung berundak khas Palembang, biasanya lima tingkat (kekijing) yang masing-masing punya makna sosial. Dulunya dihuni bangsawan; kini dilestarikan sebagai warisan arsitektur.

Teater Rakyat
Teater tradisional yang menggabungkan tembang, dialog, dan komedi. Muncul pada abad ke-19, menghidupkan malam-malam warga di halaman kampung.

Bahasa
Terbagi dalam Baso Pelembang Alus (bahasa halus keraton) dan Baso Pelembang Sari-Sari (bahasa sehari-hari). Kata 'kito' dan 'nian' adalah tanda paling akrab.